Kamis, 14 Juni 2012

Ada Rumah Bisa Dikendalikan Remote Control


Bayangkan sebuah rumah yang bisa dikendalikan melalui remote control, di mana saja dan kapan pun. Semua aktivitas di rumah, bisa dikendalikan melalui perangkat canggih.

Rumah futuristik ini ada di Yorkshire, Inggris. Pemiliknya adalah Jane Gibson. Meski usia rumah sangat tua, 150 tahun, namun teknologi yang digunakan sangat canggih.

Hampir setiap kamar di rumah peternakan ini memiliki setidaknya satu televisi (total ada delapan TV). Semua TV terpusat dan bisa memainkan film atau acara televisi sesuai permintaan.

Meski TV bertebaran, jantung dari rumah ini ada di suatu ruangan. Menurut Jane, ruangan ini memiliki sebuah bioskop rumah yang sepenuhnya otomatis, dengan layar selebar tujuh kaki. TV layar lebar ini bisa memainkan acara film, televisi, dan berinternet

Jika kedua anak laki-lakinya, Thomas (14) dan Ryan (12) selesai menonton, TV layar lebar ini akan memainkan PlayStation. “Tapi mereka tidak bisa menonton dan bermain sesukanya. Bahkan jika saya tidak ada di rumah, melalui iPad, saya bisa mengetahui apa yang sedang mereka tonton. Jika saya tidak suka, saya bisa menekan tombol ‘penguncian’ dan secara otomatis, layar akan mati sampai keesokan paginya,” jelasnya.

Seperti dikutip dari Telegraph, Jane bisa mengontrol segala hal di rumahnya melalui iPhone dan iPad-nya, di mana pun dia berada (selama ada koneksi internet).

Berikut beberapa hal yang bisa dikendalikan Jane dalam jarak jauh: menyalakan dan mematikan pemanas, membuka dan menutup setiap jendela, mengoperasikan semua lampu secara terpisah, mengontrol alarm pencuri, memantau peringatan dini, pendeteksi suhu tubuh, perimeter alarm.

Jane juga bisa menggunakan CCTV untuk melihat apa yang dilakukan anak-anaknya, mengoperasikan sistem musik, dan membuka serta menutup pintu gerbang.

Dengan semua kenyamanan di ujung jarinya, apakah Jane tidak khawatir anaknya akan terkekang? “Kami memiliki tanah seluas 36 hektare. Pada akhir pekan, saya membolehkan anak-anak keluar dan bermain-main di lingkungan sekitar,” jawabnya.

Keluarga ini pindah ke rumah futuristik tersebut sejak tahun lalu. Adalah perusahaan lokal Finite Solutions yang mengubah rumah keluarga ini menjadi surga bagi penggila sci-fi.

“Kami akan melakukan apapun yang diinginkan klien. Jika mereka meminta CCTV di kamar tidur anak remaja, kami akan mengatakan bukan ide yang baik. Namun jika mereka memaksa, kami akan melakukannya,” jelas Direktur Konsultasi Finite Solutions Simon Mathieson.

Namun Simon membantah sistem otomatis miliknya mengarah pada gaya hidup malas. “Banyak klien kami yang memiliki fasilitas gym, lengkap dengan layar televisi dan hiburan. Justru sistem otomatis bisa menjadi pancingan gaya hidup sehat karena Anda memilih atau menghindari hiburan yang Anda inginkan,” tuturnya.

“Orang-orang menyadari bahwa rumah otomatis membuat hidup jauh lebih nyaman. Hal-hal ini tampaknya akan menjadi standar hidup. Dan itu hal yang baik, bukan?,” pungkasnya.
 

0 komentar