Minggu, 26 Januari 2014

Cerita inspirasi Desi si penjual slondok


Desi Priharyana kini sedang menjadi sorotan. Murid kelas 1 SMKN 2 Yogyakarta itu membawa sepeda ontelnya yang dipasangi gerobak berisi aneka makanan ringan yang dijual.

Sehari-hari, Desi harus mengayuh sejauh 12 kilometer dengan ontel bututnya menuju sekolahnya di Jalan AM Sangaji, Jetis, Yogyakarta. Dalam bronjong ontelnya, tak pernah ketinggalan slondok, cemilan mirip lanting yang terbuat dari singkong.

Sambil sekolah, Desi berjualan slondok. Teman, guru dan semua penghuni sekolah ditawari slondok sebagai camilan. Tidak ada rasa malu pada diri Desi untuk berjualan makanan tradisional Yogya itu.

Desi punya cita-cita melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Desi pun berharap bisa berkuliah UGM atau UNY selepas bangku SMK.

"Kalau ada kesempatan pengen kuliah di UGM atau di UNY di fakultas Teknik, kalau nggak ya masih bisa buka usaha. Doakan bisa dapat beasiswa di sekolah, biar bisa nabung buat kuliah," ujar Desi

Bagaimana cerita Desi bisa berjualan slondok? Berikut lima kisah Desi: SELENGKAPNYA

0 komentar