Kamis, 09 Februari 2012

Efek Cedera Otak Pada Anak


BENTURAN pada bagian kepala, baik ringan maupun berat, sangat membahayakan, terlebih untuk anak-anak. Sebuah penelitian yang dipublikasikan The Journal Pediatrics menyimpulkan, anak-anak yang memiliki cedera otak akibat benturan akan terus merasakan efeknya selama satu dekade setelah kejadian.

Penelitian itu menyertakan 40 anak usia dua sampai tujuh tahun, yang mengalami cedera otak traumatis akibat kecelakaan atau terjatuh. Mereka diberikan tes keterampilan kognitif dan tes mengenai kehidupan sosial, seperti organisasi.

Dari beragam cedera yang dialami, disimpulkan anak-anak dengan cedera otak paling parah menunjukkan hasil lebih rendah dalam tes uji kemampuan yang dilakukan secara bertahap, yaitu selama tiga bulan, enam bulan, 18 bulan, lima tahun, dan sepuluh tahun. Mereka mengalami penurunan pada kemampuan belajar yang menurun, organisasi, bahkan daya nalar yang berkurang.

Studi tersebut dilakukan Critical Care and Neuroscience Research di Murdoch Children's Research Institute, Melbourne, Australia.

Seorang peneliti, Vicki Anderson, mengaku penelitian tersebut tidak hanya mengukur berkurangnya kemampuan kognitif anak-anak yang mengalami cedera pada otak. Dalam penelitian bersama rekan-rekannya itu, dijelaskan bahwa kemampuan pada anak-anak masih dapat berkembang sedikit demi sediki, tentunya dengan pengobatan yang maksimal, serta lingkungan sosial yang baik.

0 komentar